Kelinci

Kelinci adalah hewan mamalia dari famili Leporidae, yang dapat ditemukan di banyak bagian bumi. Dulunya, hewan ini adalah hewan liar yang hidup di Afrika hingga ke daratan Eropa. Pada perkembangannya, tahun 1912, kelinci diklasifikasikan dalam ordo Lagomorpha. Ordo ini dibedakan menjadi dua famili, yakni Ochtonidae (jenis pika yang pandai bersiul) dan Leporidae (termasuk di dalamnya jenis kelinci dan terwelu). Asal kata kelinci berasal dari bahasa Belanda, yaitu konijntje yang berarti "anak kelinci". Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Nusantara mula mengenali kelinci saat masa kolonial, padahal di Pulau Sumatera ada satu spesies asli kelinci sumatera (Nesolagus netscheriyang baru ditemukan pada tahun 1972. [Baca Lebih Lengkap...]

Apakah Antibiotik berbahaya bagi Kelinci



Share on :

Pemberian obat-obatan ( antibiotik ) ternyata selain berdampak positif terdapat pula dampak negatifnya bagi kesehatan kelinci. hal ini SR mengambil lnformasi dari situs MediRabbit.com. Untuk hal itu sayangilah hewan peliharaan kita dan SR anjurkan untuk pengobatan dengan menggunakan obat-obatan alami.
Dibawah ini terdapat tabel nama-nama antibiotik dan efeksamping setelah penggunaannya:

Antibiotik
Efek Samping
Ampisilin 40 - 100% enteritis fatal, ( tergantung dosis )
Amoksisilin Diare setelah pemberian oral.
Sefaleksin Diare setelah pemberian oral.
Klindamisin 50 - 100% enteritis ( radang usus ) fatal, ( tergantung dosis )
Eritromisin Diare
Lincomycin 33-100% enteritis ( radang usus ) fatal,  ( tergantung dosis )
Minocycline Mempengaruhi pertumbuhan
Penisilin kronis enteritis (radang usus) setelah pemberian oral. Injeksi sefalosporin telah terbukti aman
Spectinomycin Diare
Spiramisin Gugup
Tilmicosin Reaksi merugikan ( fatal )
Tylosin Diare
Vancomycin Toksisitas akut dengan mortalitas 100%

Sumber:  http://www.medirabbit.com/Unsafe_medication/dangerous_antibiotics.htm


Responses

0 Respones to "Apakah Antibiotik berbahaya bagi Kelinci "

Posting Komentar

Kelinci Sumatra (Nesolagus Netscheri)

Sekelompok peneliti dari University of Delaware berhasil merekam gambar seekor kelinci di pedalaman hutan Sumatra. Bukan kelinci biasa, kelinci yang ditemukan merupakan kelinci belang Sumatra (Nesolagus netscheri), salah satu spesies hewan paling langka di dunia yang sebelumnya baru pernah tertangkap kamera sebanyak tiga kali saja.
[Baca Lebih Lengkap...]
 
© 2013